Keindahan api biru (Blue Fire) dan danau kawah berwarna hijau tosca di Kawah Ijen memang menjadi magnet pariwisata yang luar biasa. Tak heran jika banyak keluarga yang ingin menjadikan destinasi ini sebagai tujuan liburan bersama, termasuk mengajak anak-anak kecil atau orang tua (lansia). Namun, muncul sebuah pertanyaan krusial: Apakah Kawah Ijen aman untuk anak-anak dan lansia?
Berbeda dengan destinasi wisata alam biasa, Kawah Ijen adalah gunung berapi aktif dengan medan pendakian yang cukup menantang dan kondisi lingkungan yang ekstrem (asap belerang). Keselamatan harus menjadi prioritas utama di atas sekadar keinginan berwisata. Banyak faktor risiko yang wajib dipahami oleh para orang tua dan pendamping sebelum memutuskan untuk membawa anggota keluarga yang rentan.
Dalam artikel ini, Travel Service akan mengupas tuntas fakta di lapangan, regulasi terbaru, risiko kesehatan, serta solusi aman jika Anda tetap ingin mengajak keluarga besar berkunjung ke Ijen.
1. Memahami Medan dan Kondisi Alam Ijen
Sebelum membahas usia, mari kita pahami dulu apa yang akan dihadapi di sana. Pendakian Ijen dimulai dari Pos Paltuding di ketinggian 1.850 mdpl menuju puncak di 2.386 mdpl.
- Jarak Tempuh: Sekitar 3 – 3,5 KM satu arah (Total 6-7 KM pulang pergi).
- Kontur Jalan: 2 KM awal berupa tanjakan tanah padat yang cukup terjal (kemiringan hingga 25-35 derajat), diikuti 1 KM jalan datar di bibir kawah.
- Suhu: Dini hari bisa mencapai 2 hingga 10 derajat Celcius.
- Asap Belerang: Ini adalah risiko terbesar. Asap solfatara yang keluar dari kawah mengandung gas beracun yang bisa menyesakkan dada dan memedihkan mata.
Medan pendakian Ijen didominasi tanjakan yang membutuhkan fisik prima.
2. Fakta Keamanan untuk Anak-Anak
Membawa anak-anak ke gunung berapi aktif memerlukan pertimbangan ekstra hati-hati. Berikut fakta dan rekomendasinya:
Batas Usia dan Regulasi
Secara aturan tertulis di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, tidak ada larangan mutlak membawa anak. Namun, pihak pengelola sangat TIDAK MENYARANKAN membawa balita (di bawah 5 tahun). Untuk turun ke area Blue Fire (dasar kawah), anak-anak di bawah 10 tahun dilarang keras karena konsentrasi gas belerang di bawah sangat pekat dan berbahaya bagi paru-paru anak yang masih kecil.
Risiko bagi Anak:
- Hipotermia: Anak-anak lebih cepat kehilangan panas tubuh dibandingkan orang dewasa. Angin kencang di puncak sangat berisiko bagi mereka.
- Kelelahan: Jalur menanjak seringkali membuat anak rewel di tengah jalan.
- Iritasi Saluran Pernapasan: Gas belerang sangat sensitif bagi sistem pernapasan anak.
Rekomendasi Travel Service: Jika ingin membawa anak, pastikan usia minimal 7-10 tahun, kondisi fisik sehat, dan hanya sampai di bibir kawah (Sunrise Point) saja saat matahari sudah terbit. Jangan turun ke area Blue Fire.
3. Fakta Keamanan untuk Lansia
Bagi wisatawan lanjut usia (di atas 60 tahun), tantangan utamanya adalah stamina dan riwayat kesehatan.
Syarat Wajib: Surat Keterangan Sehat
Saat ini, TWA Kawah Ijen memperketat aturan masuk. Setiap pengunjung wajib menunjukkan Surat Keterangan Sehat dari dokter/puskesmas/klinik. Petugas akan memeriksa saturasi oksigen dan tekanan darah di loket masuk.
Jika lansia memiliki riwayat penyakit berikut, DILARANG KERAS untuk mendaki:
- Penyakit Jantung.
- Asma atau gangguan pernapasan kronis.
- Hipertensi (Darah Tinggi) yang tidak terkontrol.
4. Solusi “Taxi Manusia” (Ojek Troli)
Bagaimana jika anak atau lansia tidak kuat berjalan menanjak tetapi kondisinya sehat (tidak punya penyakit jantung/asma)? Di Ijen terdapat solusi unik yang disebut Ojek Troli.
Ini adalah gerobak dorong yang dimodifikasi dengan jok empuk, ditarik dan didorong oleh tenaga manusia (warga lokal/penambang). Jasa ini sangat membantu bagi:
- Lansia yang kakinya tidak kuat menanjak.
- Anak-anak yang kelelahan atau tertidur.
- Wisatawan yang ingin menghemat tenaga.
💰 Estimasi Harga Ojek Troli (Pulang-Pergi):
Kisaran harga resmi di lapangan biasanya antara Rp 800.000 hingga Rp 1.000.000 per orang (tergantung berat badan penumpang dan negosiasi). Meskipun terlihat mahal, ini sebanding dengan tenaga ekstra keras yang dikeluarkan oleh 3 orang pendorong untuk membawa Anda ke puncak.
Ojek Troli menjadi solusi favorit bagi lansia untuk menikmati keindahan puncak Ijen tanpa lelah.
5. Tips Wisata Keluarga Aman di Ijen
Agar liburan keluarga tetap aman dan menyenangkan, berikut tips dari Travel Service:
- Pilih Waktu Sunrise (Bukan Midnight): Jangan memaksakan melihat Blue Fire dini hari (pukul 01.00). Mulailah mendaki pukul 03.30 atau 04.00 WIB. Udara sudah mulai hangat, jalur terlihat jelas, dan gas belerang biasanya tidak sepekat malam hari.
- Gunakan Pakaian Berlapis (Layering): Pakaikan anak jaket tebal, sarung tangan, dan kupluk. Jika sudah berjalan dan kepanasan, jaket bisa dilepas satu per satu.
- Wajib Masker Respirator: Pastikan masker terpasang rapat. Kami di Travel Service menyediakan masker untuk semua peserta, namun untuk anak kecil sebaiknya membawa masker khusus ukuran anak sendiri agar pas di wajah.
- Bawa Perbekalan Cukup: Air minum, coklat, dan obat-obatan pribadi wajib ada di tas.
- Jangan Memaksakan Diri: Jika di tengah jalan anak menangis atau lansia merasa sesak/pusing, segera berhenti dan putar balik. Puncak hanyalah bonus, keselamatan adalah tujuan utama.
6. Mengapa Private Trip Travel Service Lebih Aman untuk Keluarga?
Membawa keluarga rentan (anak/lansia) dengan paket Open Trip (gabungan) sangat tidak disarankan karena Anda akan terikat waktu dengan peserta lain. Solusi terbaik adalah Private Trip bersama Travel Service.
Keuntungan Private Trip Keluarga:
- Fleksibilitas Waktu: Anda bebas menentukan jam berangkat. Jika ingin jalan santai, driver kami akan setia menunggu.
- Mobil Nyaman: Jika salah satu anggota keluarga memutuskan tidak jadi naik (batal mendaki), mereka bisa menunggu dengan nyaman di dalam mobil ber-AC ditemani driver kami.
- Pendampingan Guide: Guide kami akan fokus menjaga keluarga Anda, membantu membawakan barang, dan memastikan jalur yang aman.
- Fasilitas Safety Lengkap: Kami memastikan ketersediaan masker gas dan senter yang berfungsi baik.
Kesimpulan
Menjawab pertanyaan awal: Apakah Kawah Ijen aman untuk anak-anak dan lansia? Jawabannya adalah AMAN DENGAN SYARAT. Syaratnya adalah kondisi fisik prima (tanpa penyakit serius), persiapan perlengkapan yang matang, dan tahu batasan diri (tidak memaksakan turun ke kawah).
Jangan mengambil risiko dengan perjalanan yang tidak terencana. Konsultasikan kondisi keluarga Anda kepada kami. Travel Service siap merancang perjalanan wisata keluarga yang ramah, aman, dan tetap berkesan ke Kawah Ijen.
Ingin Konsultasi Trip Keluarga ke Ijen?
Hubungi kami untuk diskusi itinerary dan tips persiapan khusus untuk anak & lansia.
👉 Konsultasi Gratis via WhatsApp








