Penanjakan & Bukit Kingkong
Titik sunrise paling ikonik. Dari ketinggian, siluet Gunung Bromo, Batok, dan Semeru muncul perlahan diselimuti lautan awan saat matahari terbit.
Baca selengkapnya →
Terdapat 11 pilihan harga berdasarkan jumlah peserta
Petualangan seru menyaksikan Golden Sunrise, menjelajahi Kawah Bromo, Lautan Pasir, hingga keindahan Padang Savana Teletubbies dalam satu hari perjalanan.
Fasilitas: Transportasi private ber-AC, jeep wisata Bromo, tiket masuk, makan siang 1x, serta driver merangkap tour leader — pilihan tepat untuk liburan keluarga yang nyaman dan privat di Jawa Timur.


Berangkat tengah malam. Pilihan favorit untuk mengejar golden sunrise dari Penanjakan.
Tim menjemput di titik yang disepakati (Malang/Batu) dan perjalanan menuju kawasan Bromo.
Tiba di basecamp, istirahat sejenak, lalu berpindah ke jeep 4x4 menuju titik sunrise.
Menikmati matahari terbit dari Penanjakan / Bukit Kingkong dengan latar Bromo, Batok, dan Semeru.
Menyeberangi lautan pasir menuju tangga kawah — bisa berjalan kaki atau menyewa kuda.
Berfoto di hamparan Pasir Berbisik dan padang savana Bukit Teletubbies yang hijau.
Kembali ke titik jemput. Estimasi tiba kembali sekitar tengah hari.
Berangkat pagi. Cocok untuk keluarga, lansia, atau yang tidak ingin begadang.
Berangkat lebih santai dari Malang/Batu tanpa harus bangun tengah malam.
Memulai eksplorasi dari padang savana yang cerah dan lapang di pagi hari.
Naik ke bibir kawah menyaksikan asap belerang dari dekat.
Sesi foto di lautan pasir vulkanik yang ikonik.
Melihat pura suci masyarakat Tengger di tengah lautan pasir sebelum kembali.
Kembali ke kota dengan estimasi tiba sore hari.
Tour Bromo Sunrise (Wajib Sewa Jeep) — Sunrise Point · Widodaren · Kawah Bromo · Pasir Berbisik · Savana Teletubbies
Titik sunrise paling ikonik. Dari ketinggian, siluet Gunung Bromo, Batok, dan Semeru muncul perlahan diselimuti lautan awan saat matahari terbit.
Baca selengkapnya →
Menaiki 250-an anak tangga menuju bibir kawah aktif, menyaksikan kepulan asap belerang langsung dari jantung Bromo — pengalaman yang tak terlupakan.
Hamparan pasir vulkanik seluas ±10 km² yang menjadi lokasi syuting film legendaris. Latar foto berkelas dengan tekstur pasir bergaris khas tiupan angin.
Baca selengkapnya →
Padang rumput hijau berbukit-bukit yang kontras dengan lautan pasir. Paling cantik saat musim penghujan ketika rumput tumbuh subur dan menghijau.
Baca selengkapnya →
Pura suci masyarakat Suku Tengger yang berdiri megah di tengah lautan pasir, pusat perayaan Upacara Yadnya Kasada setiap tahunnya.
Sebelum sunrise, langit Bromo yang minim polusi cahaya kerap menampilkan gugusan Milky Way — bonus istimewa bagi pecinta astrofotografi.
| Pilihan Paket | 1 Orang | 2 Orang | 3 Orang | 4 Orang | 5 Orang | 6 Orang | 7 Orang | 8 Orang | 9 Orang | 10 Orang | 11 Orang |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Harga Dasar Paket | Rp2.090.000/org | Rp1.060.000/org | Rp720.000/org | Rp550.000/org | Rp450.000/org | Rp380.000/org | Rp590.000/org | Rp520.000/org | Rp470.000/org | Rp430.000/org | Rp390.000/org |
Harga berlaku untuk penjemputan area Malang / Batu. Penjemputan Surabaya +Rp500.000/grup. Anak < 6 tahun (tanpa kursi) gratis. Harga dapat menyesuaikan high season — konfirmasi via WhatsApp.
Gunung Bromo adalah ikon wisata Jawa Timur yang tak pernah kehilangan pesonanya. Lewat paket wisata Bromo 1 hari dari Travel Service, Anda cukup duduk nyaman sementara kami mengurus transportasi private, jeep 4x4, tiket kawasan, makan siang, hingga driver yang merangkap tour leader dan paham betul medan Bromo. Berangkat dari Malang atau Kota Batu, Anda bisa menyaksikan golden sunrise di Penanjakan, menyusuri lautan pasir, dan mendaki bibir kawah dalam satu hari perjalanan.
Kami menyediakan dua ritme perjalanan: Bromo Sunrise yang berangkat tengah malam untuk memburu matahari terbit, dan Bromo Panorama yang berangkat pagi untuk Anda yang ingin lebih santai. Sistem harganya per peserta — makin banyak anggota rombongan, makin hemat biaya per orang.
Butuh waktu lebih lapang? Selain paket 1 hari di halaman ini, tersedia versi menginap agar tidak perlu perjalanan tengah malam:
| Durasi | Paling cocok untuk | Menginap | Harga mulai |
|---|---|---|---|
| 1 Hari (halaman ini) | Waktu terbatas, langsung berburu sunrise | – | Rp380.000 |
| 2 Hari 1 Malam | Tak mau berangkat tengah malam, lebih santai | 1 malam | Rp980.000 |
| 3 Hari 2 Malam | Ritme paling santai — keluarga & rombongan | 2 malam | Rp1.950.000 |
Gunung Bromo berdiri di ketinggian ±2.329 meter di atas permukaan laut dan menjadi bagian dari kompleks pegunungan Tengger di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Meski bukan gunung tertinggi di Jawa Timur, Bromo adalah salah satu yang paling terkenal di dunia — namanya konsisten muncul dalam daftar “gunung berapi terindah” versi berbagai media internasional. Daya tariknya bukan pada ketinggiannya, melainkan pada lanskap kaldera yang seolah datang dari planet lain: kawah aktif yang mengepulkan asap belerang, dikelilingi hamparan pasir vulkanik seluas mata memandang, dengan latar deretan gunung dan lautan awan saat fajar.
Nama “Bromo” diyakini berasal dari kata “Brahma”, salah satu dewa utama dalam kepercayaan Hindu. Ini bukan kebetulan — kawasan ini memang menjadi pusat spiritual bagi masyarakat Tengger yang hingga kini memeluk Hindu Tengger dan menjadikan Bromo sebagai gunung suci.
Yang membuat Bromo unik adalah posisinya di dalam kaldera Tengger — sebuah cekungan raksasa berdiameter sekitar 8–10 kilometer yang terbentuk dari letusan gunung purba ribuan tahun lalu. Di dasar kaldera inilah membentang lautan pasir (Segara Wedi) seluas kurang lebih 10 km², sebuah gurun vulkanik yang jarang ditemui di kawasan tropis. Dari dasar lautan pasir inilah Gunung Bromo, Gunung Batok, dan beberapa kerucut lain menyembul ke permukaan.
Bromo tergolong gunung berapi aktif yang masih rutin dipantau oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Aktivitasnya biasanya berupa hembusan asap dan sesekali peningkatan status. Karena itu, mengikuti tur bersama pemandu lokal yang memahami kondisi terkini kawasan menjadi penting demi keamanan.
Panorama Bromo tidak berdiri sendiri. Saat menyaksikan sunrise, Anda akan melihat beberapa puncak sekaligus:
Kombinasi inilah yang menjadikan satu bingkai foto sunrise Bromo terasa begitu megah: matahari terbit di antara siluet banyak gunung yang muncul dari balik lautan awan.
Baca selengkapnya: Mengenal Gunung Bromo — geografi, kaldera Tengger & gunung di sekitarnya →
Salah satu hal yang membuat wisata Bromo berbeda dari destinasi pegunungan lain adalah budaya masyarakat Tengger yang masih hidup dan terjaga. Suku Tengger dipercaya sebagai keturunan Kerajaan Majapahit yang menyingkir ke lereng pegunungan saat Majapahit runtuh, dan hingga kini mempertahankan tradisi Hindu Tengger di tengah mayoritas penduduk Jawa yang memeluk Islam.
Masyarakat Tengger dikenal ramah, jujur, dan sangat menghormati alam. Banyak dari para driver jeep, pemandu, dan pemilik homestay di kawasan ini adalah warga Tengger asli. Berinteraksi dengan mereka adalah bagian dari pengalaman berkunjung ke Bromo.
Asal-usul nama “Tengger” dikaitkan dengan legenda Roro Anteng dan Joko Seger. Konon, Roro Anteng (seorang putri) dan Joko Seger (pemuda sakti) menikah namun lama tak dikaruniai anak. Mereka bersemadi memohon keturunan, dan dikabulkan dengan syarat: anak bungsu mereka kelak harus dikorbankan ke kawah Bromo. Setelah dikaruniai 25 anak, pasangan itu enggan menepati janji. Sebagai konsekuensi, si bungsu — Kesuma — akhirnya terjun ke kawah demi keselamatan keluarganya. Nama “Tengger” sendiri dipercaya berasal dari gabungan akhir nama keduanya: “Teng” dari Roro Anteng dan “Ger” dari Joko Seger.
Legenda itu menjadi dasar Upacara Yadnya Kasada, ritual tahunan terbesar masyarakat Tengger. Pada bulan Kasada (menurut penanggalan Tengger), warga berbondong-bondong mendaki ke bibir kawah Bromo untuk melarung sesaji — hasil bumi, ternak, hingga uang — sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada leluhur. Jika Anda berkunjung saat Kasada, Anda akan menyaksikan salah satu tradisi paling autentik di Indonesia. Namun perlu dicatat, periode ini juga menjadi salah satu waktu terpadat di Bromo.
Bromo bisa dikunjungi sepanjang tahun, namun pengalaman Anda akan sangat dipengaruhi oleh musim.
Pada puncak musim kemarau, biasanya sekitar Juli–Agustus, suhu di kawasan Bromo bisa turun drastis hingga mendekati atau di bawah 0°C. Akibatnya muncul fenomena langka embun upas — embun yang membeku menjadi kristal es tipis di permukaan rumput dan pasir. Bagi banyak wisatawan, melihat “salju tropis” ini menjadi pengalaman langka yang layak diburu. Konsekuensinya, persiapan pakaian hangat menjadi jauh lebih penting.
Periode tersibuk di Bromo umumnya jatuh pada libur Lebaran, libur Natal–Tahun Baru, akhir pekan panjang (long weekend), dan masa liburan sekolah. Pada periode ini, kuota jeep bisa cepat habis, antrean di titik sunrise memanjang, dan harga cenderung naik. Jika Anda menginginkan suasana lebih tenang, pilih hari kerja (weekday) di luar musim libur dan pesan jauh-jauh hari.
Baca selengkapnya: panduan lengkap waktu terbaik mengunjungi Bromo →
Kawasan Bromo dapat dicapai dari beberapa pintu masuk, masing-masing dengan karakter berbeda. Selain tabel perbandingan di atas, berikut gambaran akses dari berbagai kota asal.
Titik menginap populer di dekat Bromo antara lain Cemoro Lawang (Probolinggo, paling dekat kawah), Wonokitri/Tosari (Pasuruan, dekat Penanjakan), serta Ngadas dan Sukapura. Pemilihan penginapan sebaiknya menyesuaikan titik jemput dan jalur yang dipakai.
Persiapan yang matang membuat perjalanan jauh lebih nyaman. Berikut hal-hal penting yang perlu Anda siapkan.
Suhu dini hari di Bromo bisa berkisar 3–10°C, bahkan mendekati 0°C saat puncak kemarau. Siapkan:
Wisata Bromo tergolong ringan hingga sedang dan aman untuk berbagai usia, termasuk anak-anak dan lansia, selama kondisi tubuh fit. Naik ke bibir kawah memerlukan sedikit stamina (250 anak tangga) — atur tempo, jangan memaksakan diri, dan manfaatkan jasa kuda bila perlu. Bagi yang punya riwayat asma atau sensitif terhadap dingin dan belerang, konsultasikan dulu dan bawa obat pribadi.
Baca selengkapnya: checklist perlengkapan lengkap sebelum ke Bromo →
Bromo adalah salah satu lokasi paling fotogenik di Indonesia. Beberapa tips agar hasil foto maksimal:
Setelah berpetualang, tubuh butuh asupan hangat. Di sekitar kawasan Bromo dan jalur menuju ke sana terdapat banyak warung dan kafe yang menyajikan menu penghangat seperti bakso, soto, nasi goreng, mie instan rebus, hingga kopi dan teh panas khas pegunungan. Beberapa resor dan kafe dengan pemandangan langsung ke kaldera juga menjadi tempat singgah favorit.
Untuk menginap, pilihan berkisar dari homestay sederhana milik warga Tengger hingga resor berbintang. Menginap satu malam sebelum tur sangat disarankan bagi Anda yang datang dari luar kota, agar tubuh lebih segar saat mengejar sunrise. Paket kami juga dapat dikombinasikan dengan menginap sesuai kebutuhan.
Baca selengkapnya: cara memilih penginapan dekat Bromo sesuai titik jemput →
Total biaya wisata Bromo dipengaruhi banyak faktor: jumlah peserta, titik jemput, jenis paket (open trip atau private), penginapan, serta pengeluaran pribadi seperti makan, sewa kuda, dan oleh-oleh. Dengan sistem harga per peserta, biaya per orang otomatis lebih hemat ketika rombongan lebih besar — gunakan kalkulator “Hitung Biaya Tour” di halaman ini untuk estimasi cepat.
Beberapa tips menekan biaya tanpa mengorbankan pengalaman:
Bromo adalah kawasan taman nasional sekaligus tanah suci. Menjaga sikap adalah bentuk penghormatan sekaligus tanggung jawab kita bersama:
Paket wisata Bromo kami fleksibel dan bisa disesuaikan dengan siapa Anda bepergian:
Apa pun tipe perjalanan Anda, tim Travel Service siap menyusun itinerary yang paling pas.
Baca selengkapnya: panduan jujur paket wisata Bromo untuk keluarga →
Sebelum memutuskan paket mana yang paling cocok, baca panduan lapangan kami berdasarkan pengalaman nyata:
Untuk trip sunrise (midnight), total durasi rata-rata 10–12 jam dari penjemputan sampai kembali ke titik jemput, tergantung titik keberangkatan dan kondisi lalu lintas.
Sangat cocok. Kami menyediakan opsi Panorama (berangkat pagi) agar tidak perlu begadang, serta transport AC yang nyaman. Untuk anak dan lansia, siapkan jaket hangat dan istirahat cukup sebelum berangkat.
Harga sudah mencakup transportasi private, jeep 4x4 di kawasan Bromo, tiket masuk taman nasional, makan siang 1x, driver merangkap tour leader, BBM, tol, parkir, dan air mineral. Detail lengkap ada pada bagian Fasilitas Termasuk.
Paket wisata Bromo 1 hari mulai dari Rp380.000 per orang untuk rombongan 6 peserta (penjemputan Malang/Batu sudah termasuk). Harga bersifat per orang mengikuti jumlah peserta — makin besar rombongan, makin hemat. Penjemputan dari Surabaya dikenakan tambahan Rp500.000 per grup. Gunakan kalkulator Hitung Biaya Tour di halaman ini untuk estimasi otomatis sesuai jumlah peserta Anda.
Harga dihitung per orang berdasarkan jumlah total peserta dalam satu rombongan — semakin banyak peserta, semakin hemat per orangnya. Gunakan kalkulator Hitung Biaya Tour untuk estimasi otomatis.
Bisa. Penjemputan area Malang/Batu sudah termasuk harga dasar; untuk penjemputan Surabaya dikenakan tambahan Rp500.000 per grup. Titik jemput lain (bandara/stasiun) bisa dikonfirmasi via WhatsApp.
Cuaca di pegunungan memang dinamis. Bila titik utama tertutup kabut, pemandu akan mengalihkan ke spot alternatif (Bukit Kingkong/Bukit Cinta) untuk memaksimalkan pengalaman Anda.
Musim kemarau (Mei–Oktober) ideal untuk sunrise cerah, sedangkan musim penghujan menampilkan savana yang paling hijau. High season biasanya libur Lebaran, Natal–Tahun Baru, dan long weekend.
Jaket tebal, sarung tangan, kupluk, masker debu, sepatu nyaman, kamera/ponsel dengan baterai penuh, serta uang tunai untuk jajan atau sewa kuda. Suhu dini hari bisa 3–10°C.
Aman selama kondisi fisik baik. Medannya tergolong ringan; naik ke bibir kawah bisa ditempuh perlahan atau dengan menyewa kuda. Untuk lansia dan anak, kami sarankan opsi Panorama yang berangkat pagi agar tidak perlu begadang.
Embun upas adalah embun yang membeku menjadi kristal es tipis di permukaan rumput dan pasir, biasanya muncul pada puncak musim kemarau sekitar Juli–Agustus saat suhu turun mendekati 0°C. Fenomena 'salju tropis' ini menjadi daya tarik langka bagi wisatawan.
Makan siang 1x sudah termasuk pada paket. Sewa kuda menuju tangga kawah TIDAK termasuk dan dibayar langsung di lokasi jika Anda memerlukannya.
Cukup hubungi kami via WhatsApp, sampaikan tanggal, jumlah peserta, dan titik jemput. Tim kami akan mengonfirmasi ketersediaan jeep serta rincian harga dan sistem DP/pelunasan sebelum keberangkatan.
Punya rencana liburan berbeda? Jelajahi pilihan durasi dan kombinasi destinasi lain dari Travel Service.
Paket Bromo 2 Hari 1 Malam Mulai Rp980.000 Lihat paket →
Paket Bromo 3 Hari 2 Malam Mulai Rp1.950.000 Lihat paket →
Paket Bromo – Tumpak Sewu 2 Hari 1 Malam Mulai Rp1.200.000 Lihat paket →
Paket Bromo – Kawah Ijen 3 Hari 2 Malam Mulai Rp1.900.000 Lihat paket →
Paket Bromo – Batu Malang 2 Hari 1 Malam Mulai Rp1.020.000 Lihat paket →
Paket Bromo – Gili Ketapang 2 Hari 1 Malam Mulai Rp1.380.000 Lihat paket →
Paket Bromo – Madakaripura 2 Hari 1 Malam Mulai Rp1.320.000 Lihat paket →
Grand Tour Tumpak Sewu – Bromo – Ijen 4 Hari 3 Malam Mulai Rp2.650.000 Lihat paket →
Open Trip Bromo – Ijen – Tumpak Sewu Mulai Rp2.000.000 Lihat paket → Konsultasi jadwal, jumlah peserta, dan titik jemput gratis — tim kami siap membantu 24 jam.