Blue Fire (Api Biru)
Nyala api biru dari gas belerang yang hanya tampak dalam gelap sebelum fajar — fenomena langka yang hanya ada di segelintir tempat di dunia.
Menyaksikan fenomena langka blue fire (api biru) sebelum fajar, menanti sunrise di bibir kawah, dan memandang danau air asam terbesar di dunia yang berwarna toska.
Fasilitas: Transportasi PP dari Malang, tiket masuk kawasan TWA Kawah Ijen, masker gas & senter, pendampingan pemeriksaan kesehatan, serta pemandu lokal berpengalaman.


Berangkat tengah malam dari Malang untuk mengejar blue fire dan sunrise.
Tim menjemput di titik yang disepakati (hotel/stasiun/bandara) dan memulai perjalanan malam menuju kawasan Ijen.
Sampai di pos pendakian, persiapan fisik, pembagian masker gas & senter, serta briefing keselamatan bersama pemandu.
Mendaki ±3,4 km menuju bibir kawah dengan tempo santai; tersedia jasa troli lokal (biaya terpisah) bila diperlukan.
Bagi yang fit, menuruni jalur berbatu ke dasar kawah menyaksikan api biru dari dekat sebelum langit terang.
Menikmati matahari terbit dan panorama danau belerang toska dari bibir kawah — sesi foto terbaik.
Turun ke Paltuding, bersih-bersih dan sarapan (opsional), lalu kembali ke Malang dengan estimasi tiba sore hari.
Blue fire, sunrise, dan danau kawah toska — sudah termasuk tiket masuk kawasan, masker gas, dan senter.
Nyala api biru dari gas belerang yang hanya tampak dalam gelap sebelum fajar — fenomena langka yang hanya ada di segelintir tempat di dunia.
Danau air asam terbesar di dunia berwarna toska memukau, dikelilingi dinding kaldera yang tampak dramatis saat matahari terbit.
Menyaksikan aktivitas penambang belerang tradisional memanggul beban puluhan kilogram menuruni dan menaiki kawah — potret ketangguhan yang menginspirasi.
Penjemputan dari kota Malang (hotel, stasiun, atau bandara)
Transportasi nyaman PP Malang – Ijen
Pemandu lokal berpengalaman
Tiket masuk kawasan Ijen & masker gas disediakan
Bisa digabungkan dengan wisata Banyuwangi atau Bromo
Banyak wisatawan bertanya, “Apakah pemula bisa mendaki Kawah Ijen?”. Jawabannya: Bisa, asalkan Anda memahami medan yang akan dihadapi dan mempersiapkan fisik dengan cukup. Gunung Ijen memiliki ketinggian 2.386 mdpl, namun pendakian dimulai dari Pos Paltuding di ketinggian 1.850 mdpl.
Berikut adalah rincian teknis jalur pendakian yang perlu Anda ketahui:
Jarak Tempuh: Total jarak dari gerbang utama (Paltuding) hingga bibir kawah adalah sekitar 3,4 kilometer.
Durasi Pendakian: Rata-rata pendaki membutuhkan waktu 1,5 hingga 2 jam berjalan santai untuk sampai ke puncak. Durasi ini bisa lebih lama jika Anda banyak berhenti untuk beristirahat atau berfoto.
Jalur pendakian Ijen terbagi menjadi tiga fase utama:
Fase Awal (0 – 1,5 km): Jalur tanah yang cukup lebar dan padat. Kemiringan mulai terasa namun masih tergolong landai. Pemanasan yang baik sangat diperlukan di sini.
Fase Menengah (1,5 – 2,5 km): Ini adalah segmen terberat. Jalur semakin menanjak dengan kemiringan curam (sekitar 45 derajat) dan struktur tanah berpasir. Anda akan melewati Pos Bunder (Pos Penimbangan Belerang) di fase ini.
Fase Akhir (2,5 – 3,4 km): Setelah melewati tanjakan terberat, jalur akan menjadi relatif datar dan landai hingga mencapai bibir kawah. Di sini, angin kencang mulai terasa dan bau belerang mulai tercium.
Jika tujuan Anda adalah melihat Blue Fire dari dekat, tantangan belum selesai di bibir kawah. Anda harus menuruni jalur bebatuan terjal sedalam 700-800 meter menuju dasar kawah.
Kondisi: Jalur sempit, berbatu, licin, dan sering berpapasan dengan penambang belerang.
Waktu: Membutuhkan waktu ekstra sekitar 30-45 menit untuk turun dan 45-60 menit untuk naik kembali.
Peringatan: Jalur ini membutuhkan kehati-hatian ekstra dan penggunaan masker gas (respirator) yang layak karena asap belerang sangat pekat.
Bagi Anda yang memiliki keterbatasan fisik, lansia, atau merasa tidak kuat di tengah jalan, tersedia jasa unik yang dikenal dengan sebutan “Taksi Ijen”.
Apa itu Taksi Ijen? Ini bukan mobil, melainkan gerobak dorong yang dimodifikasi dengan jok empuk, ditarik dan didorong oleh tenaga manusia (para penambang atau warga lokal).
Cara Kerja: Satu penumpang akan dilayani oleh 1 hingga 3 orang pendorong (tergantung berat badan penumpang dan kondisi jalur).
Sistem Sewa: Anda bisa menyewa jasa ini dari area parkir Paltuding (Pulang-Pergi) atau memanggil mereka di tengah jalur saat merasa lelah.
Demi keselamatan dan keamanan pengunjung, pengelola TWA Kawah Ijen (BBKSDA Jawa Timur) telah memberlakukan peraturan ketat yang wajib dipatuhi oleh setiap wisatawan. Mohon perhatikan poin-poin berikut agar rencana perjalanan Anda tidak terkendala di pintu masuk.
Saat ini, tiket masuk tidak akan diproses tanpa Surat Keterangan Sehat (SKS) fisik.
Isi Surat: Harus menyatakan bahwa pengunjung dalam kondisi sehat secara fisik, tidak memiliki asma, dan tekanan darah normal.
Tempat Mengurus: Anda bisa membawanya dari klinik/rumah sakit di kota asal (maksimal H-1 atau H-2). Namun, jika belum membawa, Anda bisa mengurusnya di fasilitas kesehatan terdekat di Banyuwangi atau Bondowoso (misalnya di Puskesmas Licin atau Klinik di sekitar perkebunan sebelum Paltuding).
Saran Kami: Sebaiknya urus surat ini sehari sebelum pendakian agar tidak membuang waktu saat jam pendakian dimulai.
Petugas berhak menolak pengunjung dengan kondisi risiko tinggi, antara lain:
Penderita Asma Akut: Asap belerang yang pekat sangat berbahaya bagi penderita gangguan pernapasan.
Penyakit Jantung: Trek menanjak yang ekstrem memacu kerja jantung sangat keras.
Hipertensi (Darah Tinggi): Tekanan darah akan diperiksa. Jika terlalu tinggi, izin mendaki tidak akan diberikan.
Wanita Hamil: Dilarang keras untuk keamanan ibu dan janin.
Balita: Anak di bawah usia 2 tahun biasanya tidak disarankan (dan seringkali dilarang) dibawa naik karena risiko asap belerang yang bisa berubah arah sewaktu-waktu.
Lansia: Pengunjung di atas 60 tahun wajib menyertakan surat dokter yang sangat spesifik menyatakan kesiapan fisik untuk aktivitas berat (hiking).
Layanan Kami: Pendampingan Pemeriksaan Kesehatan Anda tidak perlu bingung mencari lokasi klinik atau rumah sakit di Banyuwangi. Dalam paket wisata ini, tim kami akan mengantar Anda langsung ke Puskesmas/Klinik rekanan sebelum menuju pos pendakian. Biaya transportasi ke klinik sudah termasuk dalam paket, sehingga Anda bisa fokus mempersiapkan fisik tanpa pusing memikirkan administrasi.
Kawah Ijen secara administratif terletak di perbatasan dua kabupaten, yaitu Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Rute Banyuwangi (Paling Populer): Melalui Kecamatan Licin. Rute ini memiliki jalan aspal yang mulus namun cukup menanjak dan berkelok. Dibutuhkan kendaraan dengan kondisi prima dan pengemudi yang menguasai medan.
Rute Bondowoso: Melalui Kecamatan Wonosari dan Sempol. Jalur ini melewati perkebunan kopi yang luas dengan pemandangan asri.
Waktu pendakian Kawah Ijen diatur ketat oleh BBKSDA Jawa Timur dan bergantung pada status aktivitas vulkanik gunung.
Kondisi Normal: Gerbang pendakian dibuka mulai pukul 02.00 WIB.
Kondisi Waspada: Jika aktivitas vulkanik meningkat, pembukaan jalur bisa mundur ke pukul 04.00 WIB atau ditutup total.
Catatan: Kami selalu memantau info resmi terbaru untuk memastikan jadwal penjemputan Anda sesuai.
Jika Anda mengambil paket All-in, biaya ini sudah kami tanggung. Namun sebagai informasi transparansi, berikut adalah tarif resmi masuk kawasan TWA Kawah Ijen (dapat berubah sewaktu-waktu):
Wisatawan Domestik (WNI):
Hari Kerja (Weekdays): Rp 5.000 – Rp 7.500
Hari Libur (Weekend): Rp 7.500 – Rp 10.000
Wisatawan Mancanegara (WNA):
Hari Kerja (Weekdays): Rp 100.000
Hari Libur (Weekend): Rp 150.000
Biaya lain: Parkir kendaraan dan asuransi per orang.
Sebelum mendaki, di area parkir Paltuding terdapat fasilitas yang cukup lengkap untuk kenyamanan pengunjung:
Area Parkir Luas: Untuk mobil, elf, hingga bus medium.
Warung Makan: Berjajar warung yang menjajakan kopi panas, mie instan, dan nasi goreng (buka 24 jam).
Toilet & Musholla: Fasilitas sanitasi dan ibadah yang memadai.
Pusat Informasi & Tiketing: Loket resmi BBKSDA.
Salah satu keunggulan utama memilih Paket Wisata Kawah Ijen bersama kami adalah kepraktisan. Anda tidak perlu repot memikirkan peralatan teknis pendakian karena kami telah menyediakannya. Namun, demi kenyamanan pribadi saat menghadapi suhu dingin ekstrem di puncak, ada beberapa barang pribadi yang wajib Anda bawa.
Anda tidak perlu menyewa atau membeli barang-barang berikut, karena tim kami akan membagikannya sebelum pendakian dimulai:
Masker Gas (Respirator): Standar keamanan wajib untuk melindungi pernapasan dari asap belerang yang pekat. Pastikan masker terpasang rapat saat mendekati kawah.
Senter/Headlamp: Penerangan sangat krusial karena pendakian dilakukan dini hari (gelap total). Kami menyediakan senter dengan pencahayaan optimal untuk memandu langkah Anda.
Mengingat suhu di puncak Ijen bisa mencapai 5 hingga 10 derajat Celcius (bahkan bisa 2 derajat saat puncak kemarau), perlengkapan berikut sangat vital:
Pakaian Hangat (Layering System):
Gunakan Jaket Windbreaker atau jaket gunung tebal (tahan angin).
Disarankan memakai baju dalaman termal (long john) jika Anda tidak tahan dingin.
Aksesoris Pelindung Dingin:
Sarung Tangan (Gloves): Tangan seringkali menjadi bagian tubuh yang paling cepat beku.
Kupluk/Topi Hangat (Beanie): Menutup telinga dan kepala dari angin kencang.
Syal/Scarf: Untuk melindungi leher.
Alas Kaki yang Tepat:
Sangat Disarankan: Sepatu trekking atau sepatu lari (running shoes) dengan sol yang bergerigi/kasar.
Dilarang: Sandal jepit, flat shoes, atau sepatu dengan sol licin. Medan berpasir dan berbatu sangat rawan membuat tergelincir.
Kacamata (Goggles/Sunglasses):
Berguna untuk melindungi mata dari pedihnya asap belerang jika angin mengarah ke pengunjung.
Juga berguna saat matahari mulai terbit agar tidak silau.
Kebutuhan Pribadi Lainnya:
Obat-obatan pribadi (Antimo, obat asma jika ada riwayat ringan, minyak kayu putih).
Tisu basah dan tisu kering (toilet di atas gunung jumlahnya terbatas).
Powerbank untuk menjaga baterai HP tetap penuh saat momen sunrise.
Karena lokasinya di ujung timur Jawa, Kawah Ijen sangat pas dipadukan dengan destinasi terdekat. Anda bisa menggabungkannya dengan Tumpak Sewu dalam open trip 2 hari 1 malam, atau menyatukan Bromo – Ijen – Tumpak Sewu dalam satu perjalanan penuh. Konsultasikan rencana Anda dan tim kami akan menyusun itinerary yang paling efisien. Pertanyaan yang sering diajukan seputar paket ini bisa Anda temukan pada bagian FAQ di bawah.
Musim kemarau (Mei–Oktober) paling ideal: curah hujan rendah, kabut minim, dan peluang melihat blue fire serta sunrise jauh lebih besar. Musim hujan lebih licin dan kawah kerap tertutup kabut.
Blue fire adalah fenomena alam yang bergantung pada kadar gas belerang dan kondisi cuaca. Kami membawa Anda ke titik dan waktu terbaik, namun kemunculannya tidak dapat dijamin 100% — kabut tebal atau arah angin bisa menghalangi.
Karena jarak Malang–Ijen cukup jauh, penjemputan dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB agar tiba di Paltuding menjelang dini hari. Jam pasti dikonfirmasi tim kami H-1 keberangkatan.
Ya. Pengelola mewajibkan Surat Keterangan Sehat, dan menolak pengunjung dengan asma akut, penyakit jantung, hipertensi tinggi, serta ibu hamil. Tim kami membantu pendampingan ke klinik bila Anda belum membawa surat.
Anak di bawah 2 tahun tidak disarankan demi keselamatan pernapasan. Untuk anak usia sekolah (5 tahun ke atas) umumnya diperbolehkan bila sehat dan didampingi penuh orang tua. Konsultasikan dulu dengan admin kami.
Toilet lengkap tersedia di basecamp Paltuding dan satu toilet sederhana di Pos Bunder (tengah jalur). Di bibir kawah tidak ada toilet, jadi sebaiknya tuntaskan urusan kecil di basecamp sebelum mendaki.
Punya rencana liburan berbeda? Jelajahi pilihan durasi dan kombinasi destinasi lain dari Travel Service.
Open Trip Tumpak Sewu – Kawah Ijen 2 Hari 1 Malam Mulai Rp750.000 Lihat paket →
Paket Bromo – Kawah Ijen 3 Hari 2 Malam Mulai Rp1.900.000 Lihat paket →
Open Trip Bromo – Ijen – Tumpak Sewu 3 Hari 2 Malam Mulai Rp2.000.000 Lihat paket →
Paket Wisata Tumpak Sewu (One Day) Mulai Rp400.000 Lihat paket → Konsultasi jadwal, jumlah peserta, dan titik jemput gratis — tim kami siap membantu 24 jam.